Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Klik Disini Klik Disini Klik Disini Klik Disini

Bupati Saiful Apresiasi DPRD di Tengah Tekanan Fiskal Daerah

Pendapatan Daerah Katingan Turun Rp 82 Miliar, Bupati Saiful Pastikan Program Tetap Berjalan Maksimal

Info Kasongan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terus berupaya memastikan roda pembangunan tetap berputar meski menghadapi keterbatasan anggaran. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Katingan, Saiful, saat membacakan pidato pengantar Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 pada sidang paripurna DPRD ke-18, Selasa (16/9/2025).

Saiful menjelaskan bahwa pendapatan daerah Katingan mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 82,43 miliar. Penurunan ini dipicu kebijakan efisiensi pemerintah pusat yang memangkas dana transfer ke daerah, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik.

“Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi kita semua. Namun, meski anggaran turun, Pemkab Katingan akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh program prioritas dan pelayanan publik tetap berjalan,” tegas Saiful.

Bupati Saiful Apresiasi DPRD di Tengah Tekanan Fiskal Daerah
Bupati Saiful Apresiasi DPRD di Tengah Tekanan Fiskal Daerah

Baca Juga : Polsek Kasihan Hadir di Pagi Hari, Arus Lalu Lintas Kasongan Jadi Lancar

Struktur Perubahan APBD 2025

Dalam paparannya, Saiful merinci bahwa total pendapatan daerah yang semula sebesar Rp 1,47 triliun kini terkoreksi menjadi Rp 1,39 triliun.
Beberapa poin penting yang disorot antara lain:

  • Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun Rp 30,74 miliar, dari Rp 133,19 miliar menjadi Rp 102,45 miliar.

  • Pendapatan Transfer turun Rp 52,71 miliar, dari Rp 1,33 triliun menjadi Rp 1,28 triliun.

  • Lain-lain Pendapatan yang Sah justru mengalami kenaikan tipis Rp 1,03 miliar.

Saiful menambahkan bahwa penyesuaian ini disusun sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025.

Program Pembangunan Tetap Prioritas

Meski anggaran berkurang, Bupati menegaskan tidak akan mengorbankan program pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat. Fokus pemerintah tetap pada penyediaan infrastruktur dasar, layanan kesehatan, pendidikan, dan program pengentasan kemiskinan.

“Ini adalah pilihan sulit yang harus kita ambil demi keberlanjutan pembangunan. Sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar anggaran yang tersedia bisa digunakan seefektif mungkin,” jelasnya.

Sinergi dengan DPRD

Bupati Saiful juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Katingan, khususnya Badan Anggaran, yang sudah bekerja keras membahas perubahan APBD ini. Ia menyebut kebersamaan antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci menghadapi tantangan keterbatasan fiskal.

“Semoga paripurna ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus berkolaborasi, saling menguatkan, dan memastikan setiap rupiah yang dikelola benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Katingan,” tutupnya.

Dengan berbagai penyesuaian ini, Pemkab Katingan berharap seluruh pihak, termasuk masyarakat, dapat memahami kondisi yang ada dan tetap mendukung upaya pemerintah menjaga kesinambungan pembangunan daerah di tengah keterbatasan.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *